Jumat, 07 Juni 2013

MAKALAH KONSEP GERONTIK



PENGERTIAN
Gerontologi    : berasal  dari  kata  logos  = Geros = lanjut usia dan ilmu. Jadi, Gerontologi
adalah ilmu yang mempelajari secara khusus mengenai faktor-faktor yang menyangkut lanjut usia.
Gerontologi    : ilmu yang mempelajari seluruh aspek menua (Kozier, 1987)
Adalah cabang ilmuyang mempelajari proses menua dan masalah yang mungkin terjadi pada lanjut usia (Miller, 1990)
Gerontologi Nursing : ilmu yang mempelajari tentang perawatan pada lanjut usia (Kozier,
1987)
Geriatrri berasal dari kata geros = lanjut usia dn Eatri = kesehatan / medikal.
Geriatri          :  -    Cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang penyakit pada
lanjut usia.
-          Cabang ilmu kedokteran yang mempelajari aspek-aspek klinis, preventif maupun terapeutis bagi klien lanjut usia.
-          Ilmu yang mempelajari proses menjadi tua pada manusia serta akibat-akibatnya pada tubuh manusia. Dengan demikian jelaslah bahwa objek dari geriatri adalahlanjut usia.
-          Bagian dari ilmu kedokteran yang mempelajari tentang pencegahan penyakit dan kekurangan pada lansia.
-          Cabang ilmu kedokteran (medicine) yang berfokus pada masalah kedokteran, yaitu penyakit yang timbul pada lansia (Black and Matassari Jacob, 1997)
Geriatri Nursing        : Praktek  keperawatan  yang  berkaitan dengan penyakit pada proses
menua (Kozier, 1987)
-          Spesialis keperawatan lanjut usia yang dapat mnjalankan peranannya pada tiap tatanan pelayanan dengan menggunakan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan merawat untuk meningkatkan fungsi optimal lanjut usia serta komprehensif. Oleh karena itu, perawat lansia yng menderita penyakit (geriatric nursing) dan dirawat di rumah sakit merupakan bagian dari gerontic nursing.
BATASAN LANJUT USIA
1.      Menurut WHO
Lanjut usia meliputi :
a.       Usia pertengahan (midle age) ialah kelompok usia 45 – 59 tahun
b.      Lanjut usia (Elderly) antara usia 60 – 74 tahun
c.       Lanjut usia tua (Old) antara 75 – 90 tahun
d.      Usia sangat lanjut (Very Old) di atas 90 tahun.

2.      Menurut Dep Kes (Undang-Undang No. 4 Tahun 1965)
Bantuan penghidupan orang jompo / lanjut usia yang termuat dalam pasal, dinyatakan sebagai berikut :
“Seorng dapat dinyatakan sebagai seorang jompo atau lanjut usia setelah yang bersangkutan mencapai umur 55 tahun, tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkahsndiri untuk keperluan hidupnyasehari-hari dan menerima nafkah dari orang lain”.
Saat ini berlaku Undang-Undang No. 13/1998 tentang kesejahteraan lanjut usia yang berbunyi sebagai berikut :
“ Lanjut usia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas”.

3.      Menurut Para Ahli
a.       Prof. Dr. Ny. Sumiati Ahmad Mohammad
Masa bayi                    : 0 – 1 tahun
Masa prasekolah          : 1 – 6 tahun
Masa sekolah               : 6 – 10 tahun
Masa pubertas              : 10 – 20 tahun
Masa setengah umur (prasenium)        : 40 -  65 tahun
Masa lanjut usia (senium)                    : 65 tahun ke atas.
           
b.      Dra. Ny. Jos Masdani
Fase inventus               : antara 25 dan 40 tahun
Fase vrtilitas                : antara 40 – 50 tahun
Fase prasenium            : antara 55 dan 65 tahun
Fase senium                 : antara 65 tahun sampai tutup usi.

c.       Prof. Dr. Koesoemato Setyonegoro
Usia dewasa (Elderly adulhood)         : 18 atau 20 – 25 tahun
Usia dewasa penuh (Middle years/maturitas) : 25 – 60 atau 65 tahun
Lanjut usia (geriatric age) : lebih dari 65 tahun atau 70 tahun
-          Young old  : 70 – 75 tahun
-          Old             : 75 – 80 tahun
-          Very old     : 80 tahun ke atas.




TIPOLOGI LANJUT USIA
1.      Serat Werdatama (Mangku Negoro IV)
a.       Wong sepuh
Orang yang sepi hawa nafsu, mengusiilmu “Dwi tunggal, yaknimampu membedakan antara baik dan buruk, antara sejati dn palsu dan antara Gusti (Tuhan) dan kawulannya”.
b.      Tua sepah
Orang tua yang kosong, tidak tahu rasa, bicaranya muluk-muluk tanpa isi, tingkah lakunya dibuat-buat dan berlebihan serta memalukan.

2.      Serat Kalatida
a.       Orang yang berbudi sentosa
Orang tua yang diridhoi Tuhan dengan rezeki, namun tetap berusaha terus disertai ingat dan waspada.
b.      Orang yang lemah
Orang tua yang berputus asa.

Di zaman sekarang, dijumpai banyak bermacam-macam type lanjut usia antara lain yang menonjol :
a.       Type arif bijaksana
b.      Type mandiri
c.       Type tidak puas
d.      Type pasrah
e.       Type bingung

Nitos Lanjut Usia Dan Kenyataan
1.      Mitos kedamaian dan ketenangan
2.      Mitos konservatisme dan kemunduran
3.      Mitos berpenyakitan
4.      Mitos Senilitis
5.      Mitos tidak jatuh cinta
6.      Mitos aseksualitas
7.      Mitos ketidakproduktifan
8.      Mitos lansia tidak terampil.
9.      Mitos lansia umur 60 tahun.

TEORI PROSES MENUA, AGING PROSES
Sebenarnya secara individual :
§  Tahap proses menua terjadi pada orang dengan usia yang berbeda
§  Masing-masing lanjut usia mempunyai kebiasaan yang berneda.
§  Tidak ada satu faktorpun yang ditemukan untuk mencegah proses menua.

Teori Biologis :
§  Teori genetik dan mutasi
§  Teori pemakaian dan rusak
§  Teori akumulasi dari produk sisa
§  Teori immunology slow virus
§  Tori stress
§  Teori radikal bebas
§  Teori rantai silang
§  Teori program

Teori Kejiwaan Sosial :
1.      Activity Theori
a.       Teori ini menyatakan bahwa pada lanjut usia yang sukses adalah mereka yang aktif an ikut banyak dalam kegiatan sosial.
b.      Ukuran optimum (pola hidup) dilanjutkan pada cara hidup dari lansia.
c.       Mempertahankan hubungan antar sistem sosial dan individu agar tetap stabil dari usia pertengahan ke lansia.

2.      Continuity Theori
Teori ini menyatakan bahwa perubahan yang terjadi pada seseorang yang lansia sangat dipenagruhi oleh tipe personality yang dimilikinya.
3.      Disengagement Theori
Teori ini menyatakan bahwa dengan bertambahnya usia seseorang secara berangsur-angsur mulai melepaskan diri dari pergaulan sosialnya atau menarik diri dari pergaulan sekitarnya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial lanjut usia menurun, baik secara kualitas maupun kuantitas, sehingga sering terjadi kehilangan ganda (Triple Loos), yaitu:
§  Kehilangan peran (Loos of role)
§  Hambatan kontak sosial (Restraction of contacts and relation ships)
§  Berkurangnya komitment (Recude commitment of social mores and values)

Faktor Yang Mempengaruhi Proses Menua
1.      Hereditas = keturunan / genetik
2.      Nutrisi = makanan
3.      Status kesehatan
4.      Pengalaman hidup
5.      Lingkungan
6.      Stress

Perubahan Yang Terjadi Pada Lansia
1.      Perubahan-Perubahan fisik
§  Sel
§  Sistem persarafan
§  Sistem pendengaran
§  Sistem penglihatan
§  Sistem kardiovaskuler
§  Sistem pengatur temperatur tubuh
§  Sistem respirasi
§  Sistem gastointestinal
§  Sistem genitourinaria
§  Sistem endokrin
§  Sistem kulit
§  Sistem mukuloskeletal
2.      Perubahan-perubahan mental
3.      Perubahan-perubahan Psikososial
4.      Perkembangan spiritual

Penyakit Yang Sering Terjadi Pada Lansia
1.      Penyakit-penyakit sistem pernafasan
2.      Penyakit-penyakit kardiovaskuler dan pembuluh
3.      Penyakit pencernaan makanan
4.      Penyakit sistem urigenital
5.      Penyakit gangguan metabolik / endokrin
6.      Penyakit pada persendian dan tulang
7.      Penyakit-penyakit yang disebabkan oeh keganasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar